foto/nahimungkar.com

Tertarik Akhlak Seorang Ustadz, Anak Pendeta Terkenal Asal Timor Leste Masuk Islam

Posted on 169 views

Muslimpos Salah seorang anak pendeta asal Timor Leste bernama Domingus Roudolsifa mendapat hidayah memeluk agama Islam Islam, keputusan memilih Islam karena tertarik dengan akhlak mulia dan sifat dermawan salah seorang Ustadz bernama Ustadz Syamsul Arifin Nababan.

Menurut Domingus ketika menceritakan kisahnya, sebelum memutuskan menjadi seorang Muslim, dia bekerja menjadi pekerja proyek di Nusa Tenggara Timur (NTT). Suatu ketika dia bertemu dengan seorang ustadz yang sikapnya baik dan santun. Ustadz itu juga dermawan, tak cuma ke sesama muslim tapi juga kepada non-muslim.

Akhlak mulia sang Ustadz membuat Domingus sangat kagum dengan ustadz tersebut. Mulai dari cara bicara dan memperlakukan siapapun dengan sangat baik. Membandingkan dirinya selama ini dia berkelakukan buruk. Sampai suatu waktu dirinya melihat ada dua orang masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dia terus kepikiran akhlak mulia sang ustadz dan ingin mempelajari keindahan akhlak Islam. Kemudian Domingus bercerita kepada mandornya ditempat kerja soal keinginannya memeluk Islam. Mandornya lalu menanyakan kesungguhannya. Dia meyakinkan mandornya bahwa bersungguh-sungguh ingin menjadi mualaf.

Sang mandor pun menyarankan agar keputusan itu diungkapkan kepada kedua orangtuanya. Tak menunggu waktu lama dia pulang ke kampung halaman dan menyampaikan keinginannya.

Menurut Domingus Orangtuanya sangat kaget ketika dirinya menyampaikan keinginan untuk menjadi muallaf. Terlebih lagi ibunya merupakan seorang pendeta besar yang disegani di kampung halamannya.

“Alhamdulillah meski kaget namun mereka menyetujui,” ucap pemuda 20 tahun itu, sebagaimana dikutip melalui eramuslim.

Namun Domingus tidak langsung mengucapkan dua kalimat syahadat. Mandornya yang masih belum yakin atas keinginan Domingus menanyakan langsung kepada kedua orangtua Domingus. Kedua orangtuanya mengiyakan bahwa mereka setuju jika anaknya pindah agama tanpa ada paksaan pihak manapun.