foto/cnn.com

muslimposMuhammad Ali yang merupakan petinju legendaris asal Amerika Serikat, merupakan seorang muslim yang teguh dalam memegang prinsip dan nilai Islam. Terkait hal ini, Muhammad Ali kemudian mendapatkan penghargaan dari Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia.

Penghargaan di berikan oleh Menteri Urusan Keislaman di kantor Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Jamil Khir Baharom. Penghargaan ini diberikan kepada Muhammad Ali dalam rangkaian Konvensi Kebangkitan Semangat Islam yang dilaksanakan di Putrajaya International Convention Center, Sabtu (4/3) malam waktu lokal. Penghargaan tersebut di derikan langsung kepada salah satu anak Muhammad Ali, Rasheeda Ali.

Menurut Jamil, sehubungan dengan kepergian Muhammad Ali, pertengahan tahun lalu, meninggalkan banyak jejak dan warisan berharga kepada generasi muda. Warisan dan jejak itu berupa keteguhan dalam menjalankan prinsip-prinsip dan nilai-nilai Islam. Warisan yang ditinggalkan ini pun akan terus menginspirasi dan menjadi motivasi generasi muda kedepannya.

Muhammad Ali pernah bertanding di Malaysia pada tahun 1975 melawan Joe Bugner. Pada waktu itu seluruh warga Malaysia sangat antusias menyambut kedatangannya.
”Namun, sekarang kami tahu kebesaran dari sosok Ali. Semuanya datang dari keteguhan sikap dia yang dia ditunjukkan di dalam dan di luar ring. Bahwa semua kebesaran dan keagungan semata-mata datang dari Allah SWT,” ujar Jamil Khir dilansir dari republika.co.id

Rasheeda Ali menanggapi penghargaan tersebut mengatakan bahwa ayahnya memang sangat bersemangat dan senantiasa menyebarkan nilai dan prinsip Agama Islam.

”Dia menerapkan ajaran-ajaran Islam, bahkan saat dirinya berada di dalam ring. Dia menyebarkan kebaikan Islam, bukan hanya kepada kami keluarganya, tetapi juga kepada teman-temannya,” ungkap Rasheeda.