Ketika Hijrahmu di Hina, Jadikan Itu Sebagai Motivasi Untuk Semakin Mendekatkan Diri Kepada-Nya

Posted on

Memantapkan diri untuk hijrah itu adalah suatu tindakan yang butuh pengorbanan, butuh yang namanya kesabaran, keikhlasan, dan ilmu pantang menyerah.

Mengapa? Karena pastinya dalam berhijrah itu akan selalu ada ujian yang Allah hadirkan, agar kamu tahu apa makna dari hijrah yang sesungguhnya.

Maka, saat dicaci ataupun dihina oleh orang lain, lantaran kamu mempunyai masa lalu yang kelam, jangan langsung kamu merasa sedih. Justru jadikan cacian dan hinaan itu sebagai motivasi untuk semakin mendekatkan dirimu kepada-Nya. Kamu tidak usah sakit hati bila masih ada orang yang belum juga move on dari masa lalumu, karena memang hijrah itu butuh yang namanya perjuangan.

Oleh karena itu, bila memang niat hijrah atau berubahmu karena lillahi ta’ala maka seharusnya kamu jangan setengah-setengah dalam memperjuangkannya.

Anggap saja kalau hinaan itu sebagai pengingat agar kamu semakin bersemangat menjadikan diri lebih baik lagi . Jadi tidak usah kamu masukkan dalam hati perkataan mereka, agar hatimu tidak mudah lelah.

Karena bila kamu terus-terusan memasukkan kedalam hati, amarah dan benci itupun bisa kamu lakukan, maka bersabarlah!

Baca Juga >>>  Lakukanlah Segala Sesuatu Hanya Karena Allah

Kamu harus selalu sadar, bahwa surga yang Allah janjikan itu memang butuh dijemput dengan yang namanya perjuangan, kesabarn, ketabahan dan keikhlasan.

Ketika kamu dihina karena proses hijrahmu. “Sok alim!!, sok suci!! ,sok ustad!!, sok ustdzah!! Memang perkataan itu sangat menyayat hati. Tapi, bukankah dari hinaan itu kita bisa mendapat kan pahala kesabaran? dan pahala memaafkan?

Dan sesungguhnya di dalam Al-qur’an  Allah telah menjelaskan bagaimana bersikap atas hinaan itu, Qs. Al-Furqan ayat 63 : “Adapun hamba-hamba  Tuhan yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil yang menyapa mereka dengan kata-kata yang menghina, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”.

Untukmu yang sedang merasa tersakiti atas hinaan ,cacian dan makian bersabarlah dan biarkan malaikat-malaikat disisimu sibuk mencatat amal baikmu sebab engkau telah bersabar atas hinaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *