Kado Tahun Baru, Tarif BPJS Kesehatan Dipastikan Naik Pada Januari 2020

Posted on

Tarif BPJS Kesehatan Dipastikan Naik Pada Januari 2020 – Tarif BPJS Kesehatan Dipastikan naik pada Januari 2020. Tidak hanya itu, sanksi bagi yang telat membayar pun sudah dipersiapkan.

Rencananya pemerintah akan menerbitkan inpres untuk memberikan sanksi bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri (bukan perusahaan) yang menunggak iuran bulanan. Inpres tersebut nantinya akan mengatur pembatasan bagi penunggak iuran BPJS untuk mengakses layanan publik dari pemerintah.

Pelayanan tersebut antara lain perpanjangan paspor, SIM, pengajuan kepemilikan rumah, serta pengajuan administrasi pertanahan.

Berikut lebih detail sanksi dari pemerintah yang bakal menjerat siapapun yang menunggak iruan BPJS Kesehatan, bahwa mereka tidak akan bisa mengakses layanan, meliputi :

  1. Izin mendirikan bangunan (IMB)
  2. Paspor
  3. Surat izin mengemudi (SIM)
  4. Surat tanda nomor kendaraan (STNK)
  5. Sertifikat tanah

Tulus Abadi, Ketua YLKI menilai kebijakan pemerintah tersebut masih belum di kaji secara matang. Seharusnya pemerintah mengkajinya secara matang dahulu, tegas Tulus. Pasalnya, sampai saat ini regulasi yang digunakan untuk mengenakan sanksi tersebut belum jelas.

“Saya kira itu regulasinya belum jelas. Dan apabila harus diberlakukan, saya kira harus melalui pembicaraan banyak kementerian,” kata Tulus di Kantor YLKI, Jakarta, Jumat (11/10) dikutip dari CNN Indonesia.

Selain itu menurut Tulus Abadi, banyak masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan terjadi karena prosedur pembayaran yang masih susah. Prosedur tersebut membuat masyarakat harus mengantre sehingga mereka malas membayar iuran BPJS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *