foto/thehackernews.com

muslimpos – Peretasan situs Bandara Belanda terjadi pada Ahad, 12/03/2017. Hal ini diduga akibat ulah pemerintah Belanda yang menolak Menlu Turki mendarat di bandara Rotterdam The Hague, para peretas asal Turki melakukan serangan dengan meretas situs resmi bandara Belanda internasional tersebut, sebagaimana dilansir egyptwindow.net.

Kemungkinan besar para peretas tersebut berasal dari negara Turki. Nah apa pesan dari halaman utama situs yang diretas tersebut? Dalam peretasan tersebut muncul tulisan yang artinya, “Kalau ingin melarang menteri kami mendarat di bandara Anda, maka larang pula pesawat lain untuk mendarat.” Itu pesan yang ditulis sekelompok hacker, seperti yang dilansir situs Belanda, WNL.

Konfirmasi Jubir Bandara

Saat dikonfirmasi tentang hal tersebut pada pihak bandara, kabar ini dibenarkan oleh pihak bandara, mereka mengakui situs yang setiap harinya difungsikan untuk memberi informasi tentang jam keberangkatan dan kedatangan pesawat itu kini diretas.

Situs bandara yang berisi jadwal kedatangan dan keberangkatan dibobol para hacker,” ungkap jubir bandara Rotterdam.

Latar Belakang

Kejadian ini ditenggarai sebagai aksi balas dendam terhadap pemerintah Belanda, mengingat pada hari Sabtu (11/3/2017), pemerintah Amsterdam melarang pesawat yang membawa Menteri luar negeri Turki untuk mendarat di bandara Rotterdam, Belanda. Akibat tindakannya pelarangan tersebut, pemerintah Belanda mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, sedangkan pemerintah Turki mengaku marah akan penolakan tersebut dan berjanji akan melakukan balasan terhadap kejadian ini. (dakwatuna)